Diberitahukan kepada seluruh siswa kelas 9 SMP Negeri 13 Malang Tahun Pelajaran 2011/2012, apabila melaksanakan kegiatan disekolah harus mengikuti aturan dan tata tertib sekolah. Hal-hal yang harus diperhatikan seperti berikut ini:

1. Dilarang membawa sepeda motor.

2. Dilarang memasuki ruang kelas, kecuali sudah mendapatkan izin dari SATPAM.

3. Harus berpakaian sekolah (seragam lengkap sesuai dengan hari penggunaan), bersepatu, dan rambut tidak boleh disemir.

4. Apabila mengenakan jaket harap dilepas.

 

Demikian pemberitahuan ini disampaikan, atas kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.

 

| Staf Humas |

Diberitahukan kepada seluruh siswa kelas 9, kegiatan pengembalian buku perpustakaan dan cap tiga (3) jari buku induk akan diatur sebagai berikut:

Pengembalian Buku Perpustakaan:

1. Senin, 30 April 2012

pk. 07.00 – 09.00 kelas 9 A-B

pk. 09.30 – 11.30 kelas 9 C-D

2. Selasa, 1 Mei 2012

pk. 07.00 – 09.00 kelas 9 E-F

pk. 09.30 – 11.30 kelas 9 G-H

 

Cap Tiga (3) Jari Buku Induk:

1. Kamis, 3 Mei 2012

pk. 07.00 – 11.00 kelas 9 A-B

2. Jum’at, 4 Mei 2012

pk. 07.00 – 11.00 kelas 9 C-D

3. Sabtu, 5 Mei 2012

pk. 07.00 – 11.00 kelas 9 E-F

4. Senin, 7 Mei 2012

pk. 07.00 – 11.00 kelas 9 G-H

 

| Petugas Perpustakaan dan Kesiswaan | Staf Humas SMPN 13 Malang |

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Diberitahukan kepada Bapak/Ibu Orangtua/Wali siswa dan seluruh siswa kelas IX, bahwa pelaksanaan Do’a bersama dalam rangka persiapan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 akan dilaksanakan pada:

 

hari       : Jum’at

tanggal : 20 April 2012

waktu  : pk. 07.00 s.d. selesai

tempat : Musholla Al-Hikmah SMP Negeri 13 Malang

 

Demikian pemberitahuan dan undangan ini disampaikan, atas kehadiran serta partisipasinya kami ucapkan terima kasih.

Semoga dengan keikhlasan kita semua untuk hadir dalam acara tersebut akan mempermudah anak-anak kelas IX dalam menghadapi Ujian Nasional dan mendapatkan kelulusan dengan nilai yang terbaik.. Amiin.

 

| Staf Humas | SMP Negeri 13 Malang | 2012 |

Civitas Akademik SMP Negeri 13 Malang mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bu Heramawanti (Guru Bahasa Inggris dan Pensiun Juni 2008), semoga amal ibadahnya diterima dan segala kesalahan yang pernah dilakukan diampuni oleh Allah SWT serta mendapatkan tempat yang terpuji disisi Allah SWT.. Amiin.

Bu Heramawanti meninggal pada hari Selasa, 10 Januari 2012 pukul 10.00 dan dimakamkan di Pemakaman Umum Karangbesuki pukul 16.15.

 

| Staff Humas | SMP Negeri 13 Malang |

Rabu, 7 Desember 2011 tepat pk. 07.00 WIB pelaksanaan Ujian Akhir Semester Gasal Tahun Pelajaran 2011/2012 dimulai.

Civitas akademik SMP Negeri 13 Malang mengucapkan: Selamat dan Sukses atas pelaksanaan UAS serta selamat menempuh UAS semoga siswa-siswi yang mengikuti ujian diberi kesuksesan dan mendapatkan hasil yang memuaskan.. Amiin.

| Staf Humas | SMPN 13 Malang |

Pelaksanaan Upacara peringatan Berikut foto-foto kegiatan peringatan HUT PGRI Ke-66 di SMP Negeri 13 Malang

Inspektur Upacara Drs. Hary Subagiyo, M.Pd

(Kepala SMPN 13 Malang)

 

Pembawa Acara Siti Rochani, S.Pd

Pemimpin Upacara: H. Nursalim, S.Pd

Pemimpin Pleton (dari kiri) Sumarto, S.Pd, Hironymus Supriyanto, S.Pd dan Sugiono, S.Pd

Pembawa Bendera (dari kiri) Muntiani, S.Pd, Mariatul Qibtiyah, S.Pd dan Tjatur Yuliastutik, S.Pd

Pembacaan UUD 1945 oleh Erlina Mutiarsasi, S.Pd

Pembacaan Sejarah PGRI oleh Suwaiba, S.Pd

Pembacaan Do’a oleh M. Muttaqin, S.Pd

Petugas Dirigen oleh Dra. Ruth Dyah Indrati (kiri) dan Pengatur Upacara Bendera oleh Dra. Srijatun, S.Pd (Kanan)

Tidak terasa sudah 66 tahun usia PGRI, Civitas akademik SMP Negeri 13 Malang mengucapkan Dirgahayu PGRI yang ke-66. Berikut sejarah singkat lahirnya PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia):

PGRI lahir pada 25 November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Cikal bakal organisasi PGRI adalah diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932.
Semangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia. Organisasi perjuangan huru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).
Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua.
Sejalan dengan keadaan itu maka disamping PGHB berkembang pula organisasi guru bercorak keagamaan, kebangsaan, dan yang lainnya.
Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang dulu selalu dijabat orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia. Semangat perjuangan ini makin berkobar dan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kesadaran. Perjuangan guru tidak lagi perjuangan perbaikan nasib, tidak lagi perjuangan kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriak “merdeka.”
Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya, kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.
Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas.
Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 – 25 November 1945 di Surakarta. Melalaui kongres ini, segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah – guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk. Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 – seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan.
Dengan semangat pekik “merdeka” yang bertalu-talu, di tangan bau mesiu pemboman oleh tentara Inggris atas studio RRI Surakarta, mereka serentak bersatu untuk mengisi kemerdekaan dengan tiga tujuan :
1. Memepertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia;
2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan;
3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya.
Sejak Kongres Guru Indonesia itulah, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Jiwa pengabdian, tekad perjuangan dan semangat persatuan dan kesatuan PGRI yang dimiliki secara historis terus dipupuk dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia. Dalam rona dan dinamika politik yang sangat dinamis, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tetap setia dalam pengabdiannya sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan, yang bersifat unitaristik, independen, dan tidak berpolitik praktis.
Untuk itulah, sebagai penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.
Semoga PGRI, guru, dan bangsa Indonesia tetap jaya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Assalamu’alaikum wr. wb

Civitas akademika SMP Negeri 13 Malang mengucapkan selamat kepada Team Teather SMP Negeri 13 Malang Dalam Lomba Teather di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang sebagai:

1. The Best Actor (Aktor Terbaik atas nama BIMA Kelas 9 F)

2. The Best Music (Team Teather SMP Negeri 13 Malang)

 

Semoga kesuksesan yang kalian raih dapat membangkinkan semangat siswa-siswi yang lain untuk berprestasi.. Amiin

 

| Staf Humas |

Tepat pk. 06:05 pelaksanaan Sholah Idul Adha dilaksanakan di Lapangan SMP Negeri 13 Malang dengan Imam dan Khotib Ustadz Nawawi dari Pondok Pesantren Darul Hadist-Malang. Dilanjutkan dengan pemotongan hewan Qurban: Sapi 3 ekor dan Kambing 13 ekor. Semoga hewan qurban yang diberikan ke SMP Negeri 13 Malang dan didistribusikan ke fakir miskin (siswa dan warga sekitar sekolah) menjadikan yang berqurban amalnya diterima disisi Allah SWT, dan mendapatkan balasan rezeki yang berlimpah, halal, dan barokah Amiin.

Foto-foto kegiatan pelaksanaan Idul Adha 1432 H:

Pelaksanaan Sholat

Khotbah Idul Adha oleh Ustadz Nawawi

Jamaah Sholat Idul Adha (siswa putra)

Jamaah Sholat Idul Adha (siswa putri dan ibu guru)

Hewan Qurban (3 ekor sapi)

Hewan Qurban (13 ekor kambing)

Pemotongan Hewan Qurban

Pemotongan Hewan Qurban

Daging Hewan Qurban Yang Akan di Distribusikan

Sebelum di Distribusikan Ditimbang terlebih dahulu ya? (Biar Sama)

 

| Staff Humas | Copyright @2011 |

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segenap Pimpinan dan Civitas Akademika SMP Negeri 13 Malang mengucapkan: “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H /2011, MINAL AIDIN WAL FAIDZIN = MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN “.

TAQABALLAHU MINNA WAMINKUM, SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM

Semoga Allah Menerima Amalan Aku dan Kamu, Amalan Puasa Aku dan Puasa Kamu.

 

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Keluarga Besar

SMP Negeri 13 Malang

Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Pengunjung
Online Now
Jam Online